Berbagai Definisi Kutub Utara
Terdapat beberapa definisi tentang kutub utara dilihat dari perspektif yang berbeda-beda, yaitu :- Kutub Utara Geografis, definisi dari kutub utara geografis adalah titik ujung bumi di bagian utara poros rotasi bumi bertemu. Kutub utara geografis ini disebut juga dengan utara sejati.
- Kutub Utara Magnetik, merupakan titik paling utara yang mengandung medan geomagnetik vertikal.
- Kutub Utara Geomagnetik, yaitu kutub utara dipole medan geomanegtik dari bumi.
- Kutub tidak terakses, disebut demikian karena kutub utara sangat jauh dari kawasan pesisir manapun. Ia merupakan titik terjauh yang tidak bisa diakses.
Namun pada kenyataan yang terlihat hingga hari ini, kutub utara merupakan bagian terdingin di permukaan bumi karena sebagian besar wialayahnya tertutup es sepanjang tahun. Ketebalan es yang menyelimuti kutub utara yang berada di benua Antartika rata-rata 2,5 kilometer dengan suhu mencapai -85 dan -90 derajat celsius pada musim dingin dan -55 hingga -70 derajat celsius di musim panas.
Bagian tengah benua ini dingin dan kering serta hanya memiliki sedikit curah hujan. Di kutub utara, pergantian siang dan malam akan berlangsung setiap 6 bulan, yaitu selama 6 bulan berturut-turut siang hari, dan 6 bulan berikutnya berganti menjadi malam hari. Keunikan lain yang terjadi di kutub uatra yaitu di titik ini matahari tampak berputar-putar dengan arah berlawanan dengan jarum jam.
Meskipun bersuhu sangat dingin, wilayah kutub utara juga dihuni oleh manusia dan beberapa jenis binatang. Sebuah penelitian mutakhir bahkan menyebutkan, bahwa manusia yang tinggal di kutub utara memiliki volume otak yang lebih besar. Ukuran bola mata dan otak mereka juga lebih besar, yang memungkinkan mereka melihat lebih baik dibandingkan dengan orang-orang yang menempati kasawan khatulistiwa.
Spesies Penghuni Kutub Utara
Kutub utara juga dihuni oleh beberapa jenis hewan dengan tipikal yang khas, antara lain:- Wolverine, adalah sejenis binatang dari keluarga musang, namun lebih mirip berang-berang sungai. Jangan bayangkan sosok wolverine yang sering muncul dalam film, karena wolverine kutub utara ini hanyalah sosok hewan biasa.
- Lynx Kanada, adalah sejenis kucing berukuran kecil dan memiliki kaki yang panjang dengan cakar yang luas untuk mempermudah berjalan di atas salju kutub utara.
- Angsa Tundra, merupakan binatang sejenis angsa yang datang secara bergerombol ke Alaska di musim semi untuk bertelur. Kemudian di musim gugur, mereka bermingrasi menuju Timur Laut Amerika Serikat.
- Kelinci Arktik, biasa ditemukan di daerah Kutub Utara Alaska, Kanada dan Greenland.
- Rubah Merah (Red fox), yang habitatnya berada di Kanada, Alaska, Amerika Serikat, Eropa, Afrika Utara dan Asia, dan juga Jepang.
- Paus Beluga (Paus Putih), panjang binatang ini bisa mencapai 5 meter dan memiliki warna yang khas yaitu putih. Kepala paus Beluga berbentuk menyerupai melon. Spesies ini banyak ditemukan di perairankutub utara dan kawasan sekitarnya.
- Beruang Kutub (Polar Bear), beruang kutub merupakan salah satu mamalia terbesar yang biasa ditemukan di kawasan Benua Arktik.
- Karibu (Caribou), atau dikenal juga sebagai rusa yang bisa ditemukan di bagian utara dan selatan Alaska, Kanada, Rusia dan Greenland.
- Narwhal, binatang ini sangat unik karena memiliki taring dan rahang yang panjang. Spesies ini hidup di laut di kawasan Greenland dan Kanada, biasa dikenal juga dengan ‘unicorn laut’.
- Burung Hantu Salju (Snowy owl), penghuni kutub utara yang lain adalah sejenis burung hantu yang tidak pernah bermigrasi meski di musim dingin sekalipun. Namun pemanasan global mengakibatkan kelangsungan hidup sejumlah spesies binatang penghuni kutub utara terancam.
Kutub Utara - Lapisan Es Mencair Drastis
Pemanasan global membuat lapisan es di kutub utara mencair drastis. Pada tahun 1988 tercatat ketebalan es di kutub utara lebih dari 3 meter, namun pada survey 2007 es telah mencair hingga lebih dari 40%. Suhu udara di kawasan yang dulu disebut-sebut sebagai es abadi juga naik hingga lebih dari 2 derajat celcius.Pencairan es akibat suhu bumi yang meningkat ini membuat kawasan kutub utara terpisah dari daratan. Sebelumnya kawasan tersebut merupakan daratan es yang menghubungkan Eropa dan Asia. Pencairan es juga terjadi di kawasan barat laut Kanada dan celah bagian timur laut di wilayah Rusia. Hal ini membuat kawasan tersebut kini bisa dilalui kapal, sesuatu hal yang dulunya tidak mungkin.
Lapisan es semakin menurun setiap tahun. Pada bulan September 2008, lapisan es di sana juga tercatat mengalami titik terendah. Ketebalan es hanya sekitar 1 meter. Foto yang diambil dari satelit menunjukkan bahwa kutub utara telah kehilangan banyak sekali lapisan esnya, dan kini es yang tersisa tinggal 5,26 juta kilometer persegi.
Proses mencairnya es di kutub utara ini terjadi begitu cepat, dan membahayakan populasi binatang di kawasan ini di samping juga ancaman menenggelamkan banyak pulau di seluruh dunia akibat volume air laut yang naik. Diperkirakan pada 2012 es di kutub utara akan habis.
Peningkatan suhu global juga terjadi di semenanjung Antartika atau kutub selatan, di kawasan ini peningkatan suhu bahkan tercatat tertinggi jika dibandingkan dengan kawasan lain di kutub selatan. Tercatat dalam kurun waktu 50 tahun terakhir kenaikan suhu rata-rata di wilayah ini mencapai 2,5 derajat celcius.
Sebagai dampaknya, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir tujuh bentang es di kawasan tersebut pecah. Jumlah pecahannya setiap tahun selalu meningkat dan memecahkan rekor dari tahun-tahun sebelumnya. Bayangkan, luas wilayah es yang mencair di kutub utara telah mencapai dua kali luas Negara Perancis atau sepuluh kali lipat dari luas Pulau Jawa.
Penelitian Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), juga menemukan fakta baru bahwa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir kutub utara telah kehilangan lapisan es seluas satu juta kilometer persegi.
Merujuk pada catatan NASA, pada bulan Maret 2008 kutub utara telah kehilangan lapisan es seluas gabungan negara bagian Texas dan Arizona, yang merupakan titik penyusutan terendah sepanjang 50 tahun terakhir. Pencairan es di kutub utara juga dikhawatirkan mendatangkan bencana baru pencemaran lautan oleh endapan mercuri.
NASA mengatakan bahwa ada temuan terbaru yang berkaitan dengan tingkat pencemaran merkuri di lautan yang disebabkan karena es di kutub utara yang mencair. Pencemaran merkuri ini diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan NASA bahwa terjadi korelasi antara penurunan luas lapisan es di kutub utara dengan meningkatnya endapan merkuri yang beracun di lautan.
No comments:
Post a Comment